PELATIHAN APAR, P3K, & SIMULASI KEBAKARAN

Sebagai komitmen Perusahaan dalam menjalankan OHSAS 18001:2007 Klausul 4.4.7 berisikan Kesiagaan Tanggap Darurat dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Berdasarkan Permenaker No.5 Tahun 1996 dengan kriteria audit Poin 6.7 Kesiapan untuk menangani Keadaan Darurat, maka perusahaan WAJIB untuk :

1. Menyediakan Prosedur Tanggap Darurat,

2. Menyediakan Perlengkapan keadaan darurat seperti APAR, Kotak P3K, Julur-jalur Evakuasi, Assemblly Point (Tempat berkumpul) yang sesuai dengan fungsi dan kegunaannya

3. Melakukan Inspeksi terhadap perlengkapan keadaan darurat tsb secara berkala

4. Mengadakan pelatihan dan simulasi keadaan darurat.

Pada hari Rabu, Tanggal 16 Mei 2012 PT.Conbloc Infratecno dan PT.Pembangunan Sarana Perkasa (PSP) bekerja sama dengan Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Admininstrasi Jakarta Barat, mengadakan Pelatihan APAR dan Praktek langsung pemadaman api mula menggunakan APAR dan karung goni basah.

Pelatihan ini dimulai dengan Teori terlebih dahulu di ruang training pada Pukul 08.30 WIB s/d 12.00 WIB dengan pembicara Bpk.Sunarto selaku Instruktur. Materi yang disampaikan yaitu Manajemen keselamatan kebakaran, Teori Api, Dasar-dasar penanggulangan kebakaran, Jenis-jenis APAR, dan P3K.

Pelatihan kemudian dilanjutkan ke lokasi Halaman Parkir Dinas Kebakaran Perum Puri Jakarta Barat dengan mempraktekan cara pemberian pertolongan pertama pada kecelakaan, pemadaman api dengan menggunakan karung goni basah dan pemadaman api dengan menggunakan Alat Pemadaman Api Ringan (APAR). Pelatihan ini dikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari karyawan PT.Conbloc Infratecno dan PT.Pembangunan Sarana Perkasa.

Pada hari Jum'at tanggal 25 Mei 2012, dilanjutkan kembali dengan mengadakan Simulasi Kebakaran di Head Office PT.Conbloc Infratecno dan PT.Pembangunan Sarana Perkasa. Simulasi ini sifatnya diinformasikan dan disosialisasikan kesemua karyawan, jadi tidak bersifat dadakan. Simulasi Kebakaran ini berlangsung mulai dari Persiapan pukul 14.00 WIB dengan mengadakan meeting kepada Tim Tanggap Darurat agar mengetahui skenario dan prosedur serta tanggungjawabnya. Simulasi kebakaran dimulai pukul 15.30 WIB dengan ditandai bunyi alarm sebanyak 2 kali yang menandakan semua karyawan harus dievakuasi dan berkumpul di assembly point. Dari Simulasi kebakaran ini didapat waktu yang dibutuhkan untuk evakuasi semua karyawan dari kantor (3 ruko, 4 lantai) yaitu 2 menit 46 detik. Waktu evakuasi ini masih cukup memenuhi standar yang telah ditetapkan yaitu maksimal 3 menit.

Harapannya setelah pelatihan APAR, P3K dan Simulasi Kebakaran ini semua karyawan PT.Conbloc Infratecno dan PT.Pembangunan Sarana Perkasa menjadi lebih mengerti Prosedur Tanggap Darurat, Teknik pemadaman api mula dengan menggunakan APAR dan lebih waspada terhadap bahaya kebakaran.

Penyelenggara : Q-HSE Department Corporates Services