Konsep Green Road

PT. Conbloc Infratecno bangga menjadi pioneer dan pemimpin dalam pengembangan konsep green road di Indonesia. Dalam dekade ini sudah banyak perubahan-perubahan dalam dunia konstruksi Indonesia terutama dari segi teknologi yang ramah lingkungan dan berkesinambungan. Kebijakan Bina Marga dalam hal pengembangan dan pemeliharaan jalan di Indonesia mulai memperhatikan segi lingkungan.

Penerapan teknologi daur ulang, Cement Treated Recycling Base (CTRB) dan Cold Mix Recycling by Foamed bitumen Base (CMRFB-Base) terutama pada Jalan Pantura dan berbagai lokasi lainnya menunjukkan pencapaian yang baik. Material perkerasan eksisting dapat dimanfaatkan hingga 85% dari total kebutuhan material konstruksi / rehabilitasi jalan yang dilakukan. Hal ini memberikan dampak yang sangat positif dari pengurangan eksploitasi sumber daya alam yang tak dapat diperbaharui dan pengurangan beban lalu lintas pada jaringan jalan akibat kebutuhan transportasi material baru.

 

Eksploitasi Sumber Daya Alam yang Merusak Lingkungan.

 

Transportasi Material Meningkatan Resiko Kerusakan Pada Jalan Eksisting.

 

Manfaat lain yang didapatkan dari dari penerapan teknologi daur ulang adalah waktu konstruksi yang lebih singkat dibanding metode konvensional. Hal ini terutama dikarenakan kebutuhan untuk mendatangkan material baru yang dapat ditekan seminimum mungkin. Dampak dari waktu pengerjaan yang lebih singkat ini juga adalah manajemen lalu lintas yang lebih baik dan gangguan perjalanan yang lebih singkat.

Konstruksi Jalan dengan Metode Konvensional Membutuhkan Waktu Lama.


Penggunaan teknologi daur ulang dapat mempertahankan elevasi jalan, dan dengan demikian dapat menghindari masalah terkait dengan akses properti di sekitarnya. Hasil akhir dari metode daur ulang juga cenderung memiliki karakteristik kekuatan yang lebih baik daripada perkerasan sebelumnya.

 


Safety Conbloc Infratecno

Kontak kami