<<    Articles   |   News   |   Careers   |   Forum   |   Internal   |   HOME   |

.

|    HISTORY   |   VISION & MISSION   |   SERVICES   |   PROJECTS   |   CONTACT US    >>
 

__ __

 
 
Menuju Puncak, Gemilang Cahaya
Mengukir Cita, Seindah Asa

17 May 2004


Seminggu telah berlalu, sudah waktunya untuk konser AFI kedua. Minggu ini, selain juri tetap kita : GUNTUR, juri tamu adalah ARIO, yang merupakan penata busana minggu lalu. ARIO kesal karena pilihan busananya selalu menuai kritikan (ingat minggu lalu dengan busana ala tukang pijitnya?) dan minggu ini ngambek dan malahan mau menjadi juri (mau balas dendam nih ye?!!!).

Kali ini DELMAINIS, akademia dari Padang, mendapat giliran pertama dengan lagunya "My Heart Will Go On " (Celine Dion). Bahasa Inggris nya yang lancar mengalir begitu saja (dengan sedikit sentuhan aksen Padang nya memberikan variasi). Kali ini akademia baru wakil kota Sukabumi : STEPHANUS (yang juga merupakan anggota tim IT untuk gelar AFI ala intercon) menjadi penari latar. Keduanya amat menjiwai lagu ini dan bergaya ala Leonardo Di Capricio dan Kate Winsllet di ujung buritan kapal...bayangin coba!

Juri tetap kita GUNTUR berkomentar " ...pitch control sudah cukup baik, perubahan uara dari normal ke falsetto pun sangat halus, teknik miking pun sudah cukup baik..." hmmmm?????
Juri tamu ARIO berkomentar : " ....cukup baik, tidak percuma latihan nya di restoran Palembang setiap makan siang, choreography sangat menarik..." OK deh ARIO, komentarnya ambil aman saja, daripada kas bon ditolak dan komputer kena virus ya ???

ANTON, akademia dari Bandung tampil membawakan lagu " Bingung " - "....bingung bingung aku bingung, pusing pusing aku pusing...". Lagu ini menuai pujian dari juri tetap kita, GUNTUR : yang mengatakan "...penjiwaan lagu amat baik, emosi pun terkontrol....kalau tidak mau menjadi penyanyi, cocok untuk main sinetron..." . Di belakang panggung, ANTON sempat curhat kalau dia memang ternyata bingung beneran, makanya expresinya bisa pas....wah???

Acara AFI kali ini diselingi : ICHSAN (ex HRD - HO) yang tampil sebagai bintang tamu. Dengan kacamata hitam, celana baggy dan variasi rantai rantai di pinggang dan topi baseball yang dipakai terbalik dan kacamata hitam (pasti ARIO yang jadi penata busananya), ICHSAN tampil sangat energetik membawakan lagu rap kebangsaannya : "...bangun pagi- gosok gigi - terus lari- injak tahi- cuci kaki - lari lagi..."

Dua sejoli dari AFI : TETTY dan HENDRY, minggu ini pun berkeras untuk menyanyi duet lagi. Selama satu minggu terakhir, kak Ubiet berusaha untuk membujuk mereka untuk bernyanyi solo, tetapi keduanya berkeras dan sempat mengancam akan terjun ke Danau Toba kalau dilarang. Lagu mereka minggu ini adalah plesetan dari lagu "Galih dan Ratna" menjadi : "Oh Tetty, Oh Hendry cintamu abadi, wahai Tetty duhai Hendry, cintamu abadi, ditangan bu Yanti..." lho,dirubah lagunya ?
ARIO, juri tamu, memberikan komentar :"... walaupun di AFI seharusnya akademia bernyanyi solo, saya tidak setuju kalau TETTY dan HENDRY dilarang berduet begitu saja. Harus diadakan Fair Process kepada keduanya dan kalau perlu di RTD kan untuk melihat jalan keluar yang terbaik, tidak boleh pihak panitya AFI mengambil keputusan sepihak karena itu bertentangan dengan azas Demokrasi di negara kita..." GUNTUR yang bingung akan komentar ARIO hanya menggaruk garuk kepala seperti biasa: "..kalau menurut gue sih , mau nyanyi ya syukur, nggak mau nyanyi ya lari aja tuh sono keliling intercon, emangnya gue pikirin..." waduh?

Akademia asal Makasar yang terkenal iseng ini, HUSENG, menyanyikan lagu dangdut : "Tidak Semua Laki Laki". Tidak percuma latihan selama seminggu di acara panggung organ tunggal dari kelurahan ke kelurahan. Wah, goyangnya itu bo..! Maut pisan! GUNTUR pun terbuai dan ikut bergoyang lupa berkomentar. Hal ini menimbulkan protes dari penonton dan peserta AFI karena terlihat jelas kalau GUNTUR tidak netral kalau sudah mendengar dangdut (ingat kasus DELMAINIS minggu lalu?) ARIO sebagai juri yang satunya lagi berusaha menenangkan protes dan mengatakan "...pada dasarnya bergoyang adalah hak hak dasar azasi manusia, dan GUNTUR sebagai manusia yang merdeka bebas untuk menentukan hak nya tanpa paksaan dengan perlindungan Undang Undang..." ARIO kok kayak ketua Komnas HAM sedang membela Gus Dur ooops membela Gun Tur....

Konser ditutup dengan Akademia pendatang baru dari Riau : EKA TANIKA dan JAKIRULLAH yang memulai acaranya dengan nge rap pantun jenaka: Setinggi tinggi si matahari anak kerbau mati tertambat sudah lama abang mencari akhirnya SOFI juga yang kudapat.

Lalu dilanjutkan dengan lagu 'Injit Injit Semut'
Injit injit semua, siapa sakit naik ke atas injit injit semut, kalau sakit jangan dilepas kalau mau teken, periksa dulu dengan teliti kalau ternyata salah, kena audit rugi sendiri.

Wah nyindir nih yee....

Para juri kali ini untuk mau berkomentar : "...Kalau sudah menyangkut audit, kita berdua no comment saja deh, daripada kesalahan komentar jadi panjang..." he he he nyentil terus.

Ternyata acara AFI kali ini para akademia lebih kreatif dan mampu mengubah lagu sendiri. Juri pun tak kalah heboh daripada para akedemia. Untuk kelanjutan dari kisah AFI ini tunggu artikel selanjutnya. Siapakah yang tereliminasi di minggu ini? Siapakah bintang tamu kita minggu depan? Benarkah akademia dari Bandung : ANTON akan mundur dari kontes AFI ini?
Benarkah gosip DELAMINIS akan meninggalkan AFI untuk INTERCON IDOL? Akankah TETTY dan HENDRY berduet kembali? Akankah juri tetap: GUNTUR dipertahankan?


Menuju Puncak, Gemilang Cahaya
Mengukir Cita, Seindah Asa
 17 May 2004
Ayo Kibarkan Prestasi ...  11 May 2004
Selamant Ulang Tahun  23 April 2004
Pengumuman Hari Libur 5 April 2004  24 March 2004


              Wed, 08-September-2010
  User
  Password
  ISO certification
 Is ISO certification crucial for road construction company?
  Quantity of vehicles on the road
 Quantity of vehicles on the road is growing at a faster rate than new roads being constructed. What is your take on this? Solution?
  High Cost of Road Construction
 What do you feel regarding the high cost of road construction? Do you think the use of public funding to finance it justifiable?
  Maintenance Responsibility
 Do you think it is necessary for maintenance responsibility to be implicit in all road construction contract?
 
|   Sitemap   |   Links   |  

(C) August, 2007 :: www.conbloc.co.id ::